Cara Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan

cara menggunakan alat pemadam api ringan

cara menggunakan alat pemadam api ringan

Cara Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan – Alat Pemadam Api Ringan (APAR) atau fire extinguisher merupakan alat yang biasa digunakan untuk memadamkan api atau mengendalikan kebakaran kecil. Umumnya, Alat pemadam api ringan (APAR) berbentuk tabung yang diisikan dengan bahan pemadam api yang bertekanan tinggi.

Dalam hal K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), APAR merupakan peralatan wajib yang harus dimiliki oleh setiap Perusahaan dalam mencegah terjadinya kebakaran yang bisa mengancam keselamatan pekerja dan asset perusahaannya.

Setelah Anda memiliki alat pemadam kebakaran, maka Anda juga harus memahami terlebih dahulu tata cara penggunaan APAR. Prosedur dalam penggunaan APAR sebenarnya sudah tertulis pada setiap tabung pemadam kebakaran yang Anda beli.

Tetapi, masih ada saja pengguna APAR yang kurang memperhatikan tata cara penggunaannya yang benar. Sehingga, ketika kebakaran terjadi, masih ada pengguna yang kebingungan mencari instruksinya. Bukankah sangat berbahaya seandainya hal tersebut terjadi?

Lalu, bagaimana cara menggunakan alat pemadam api ringan? Yuk, langsung saja simak ulasan artikelnya yang sudah bisma.my.id rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Cara Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan yang Benar

Tata cara menggunakan alat pemadam api ringan yang benar adalah sebagai berikut:

  1. Tarik segel atau kunci pengaman.
  2. Setelah itu, pegang bagian ujung selang lalu arahkan ujung selang ke sumber api.
  3. Tekan tuas.
  4. Secara perlahan, kibaskan ujung selang pada sumber api sampai api padam.

Sumber: https://www.bromindo.com

Cara menggunakan alat pemadam api ringan seperti di atas adalah acuan standar tata cara penggunaannya. Tetapi, dari pengalaman para penggunanya, sering kali terjadi kesalahan-kesalahan yang perlu diperhatikan.

Kesalahan Ketika Menggunakan APAR yang Kerap Terjadi

1. Membawa APAR dengan Cara Menenteng

cara menggunakan alat pemadam api ringan

Sumber: https://www.bromindo.com

Kesalahan pertama ketika menggunakan alat pemadam api ringan yaitu ketika membawanya dengan cara menenteng. Cara tersebut akan membuat Anda kelelahan, apalagi seandainya jarak antara posisi APAR dengan sumber api jauh dan tabung yang dibawa memiliki berat 6 kg ke atas.

Bagaimana seandainya tabung APAR yang Anda bawa berbentuk silinder panjang serta berisi media CO2 (karbon dioksida) dengan kapasitas 6,8 kg? Maka, Anda yang mempunyai tinggi badan 160 cm akan kesulitan jika membawa APAR CO2 6,8 kg dengan cara ditenteng.

cara menggunakan alat pemadam api ringan

Sumber: https://www.bromindo.com

Pada akhirnya, kendala yang sering terjadi yaitu APAR CO2 akan dibawa dengan cara diseret. Sehingga menyebabkan waktu eksekusi menjadi terhambat. Jadi, cara membawa APAR yang benar yaitu dengan cara dipanggul di bahu.

2. Menarik Segel Sekaligus Menekan Tuas

Sumber: https://www.bromindo.com

Untuk Anda yang tidak memahami bagaimana cara melepaskan segel dengan benar, maka Anda akan mengalami kesulitan ketika menarik segel.

Sumber: https://www.bromindo.com

Kesalahan yang sering terjadi adalah pada saat Anda menarik segel, Anda tanpa sengaja juga menekan tuas sehingga pin segel terjepit. Dalam kondisi seperti inilah akan menyebabkan segel sulit dilepas.

3. Memegang Selang Bagian Tengah

Sumber: https://www.bromindo.com

Kesalahan yang ketiga yang sering terjadi yaitu memegang selang APAR pada bagian tengah selang saat Anda menekan tuas APAR. Dikarenakan tekanan APAR 13 bar, maka selang akan bergerak kesana kemari tidak tentu arah.

Selang yang tidak terarah inilah yang akan menyebabkan media pemadam tidak bisa memadamkan api secara efektif.

Sumber: https://www.bromindo.com

Tata cara memegang selang yang benar yaitu peganglah selang pada bagian ujung selang APAR, dan arahkan ke sumber api.

4. Menekan Tuas Sedikit Demi Sedikit

Saat mengeksekusi kebakaran, mungkin Anda berusaha menghemat media agar tidak cepat habis dengan cara menekan tuas sedikit demi sedikit.

Padahal, cara tersebut akan membuat api tidak segera padam. Hal yang benar yaitu tekanlah tuas sampai penuh, terus-menerus, sampai api padam.

Baca Juga: Cara Menggunakan Minyak Kemiri untuk Wajah