kenapa masker scuba dilarang

Kenapa Masker Scuba Dilarang?

Posted on

kenapa masker scuba dilarang

Kenapa Masker Scuba Dilarang? – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah melarang masyarakat mengenakan masker kain yang tipis seperti masker scuba dan buff. PT KCI (Kereta Commuter Indonesia) sebelumnya telah mengumumkan calon penumpang KRL wajib masker kesehatan atau memakai masker kain 3 lapis mulai 21 September.

Wiku Adisasmito, juru bicara Satgas COVID-19 mengungkapkan pengertian masker scuba-buff merupakan masker kain yang sangat tipis dan satu lapis. Sehingga dikhawatirkan tidak dapat menyaring droplet yang menyebabkan COVID-19.

Lalu Kenapa Masker Scuba Dilarang?

Kedua masker ini tidak dianjurkan digunakan, sebab efektivitasnya hanya berkisar antara 0-5 persen. Hal itu disebutkan spesialis paru dari RS Persahabatan, dr Erlina Burhan MSc, SpP, mengungkapkan kemampuan filtrasi masker scuba sangat rendah sehingga tidak akan memberikan proteksi yang layak bagi pemakainya.

Masker scuba juga memiliki pori-pori yang sangat lebar, sama seperti tidak menggunakan masker. Jenis masker scuba dan masker buff mulai dilarang dipakai penumpang KRL, sebab dianggap tidak efektif. Penjual masker pun mengeluhkan jika penjualan masker scuba mulai merosot turun.

kenapa masker scuba dilarang

Sumber: https://www.klikdokter.com

Dilansir situs Kemenkes, ketika bersin ataupun batuk, COVID-19 dapat menyebar secara cepat melalui percikan droplet. Menggunakan masker merupakan salah satu langkah efektif untuk menahan droplet tersebut menyebar. Masker kain direkomendasikan tetapi minimal 2 lapis apabila tidak tersedia masker medis.

Masker scuba dan Buff dapat diketahui dari teksturnya yang khas. Relatif tipis daripada masker katun dan mengikuti lekuk wajah, cenderung lentur, dan elastis. Sedangkan masker buff biasanya kerap digunakan para pengendara motor. Masker ini murah dari segi harga, mudah diperoleh, dan bisa digunakan berkali-kali setelah dicuci.

Masker scuba dan buff kini tidak dianjurkan untuk dipakai para pengguna KRL. Apa sih alasan kedua masker ini tidak lagi diperkenankan untuk digunakan di KRL?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) seperti dikutip dari CNBC menyebutkan standar masker kain yang efektif untuk menghindari corona yaitu tiga lapis. Lapisan terdalamnya memanfaatkan bahan hidrofilik, seperti campuran katun atau katun.

Untuk lapisan tengahnya dianjurkan terbuat dari hidrofobik dari bahan tenun sintesis yang tujuannya yaitu untuk menahan droplet dan melakukan filtrasi. Sementara untuk lapisan terluarnya sendiri terbuat dari bahan hidrofobik seperti poliester, polipropilen, atau campuran keduanya.

Jadi Anda masih mau menggunakan masker scuba dan buff?

Baca Juga:  Apa Manfaat Masker bagi Pernapasan?